Rabu, 18 Februari 2009

Mempertanyakan Jamaika?

Oleh Andi Susilo*
(Ka. PSDM Jamaika)


Secara jujur kita belum tahu seberapa besar memang kontribusi jamaika di klaten. Jamaika yang katanya dilahirkan dari pusaran aktivis kampus ternyata belum terlihat mau kemana arahnya. Sejenak marilah coba buka mata kita, apakah jamaika mulai mengalami kelesuan ataupun kefuturan,mungkin hanya kita yang bias menjawab hal itu. Perlu dicatat bahwa kita belum menjadi ikon besar perubahan di kota pengurus dan aktifis jamaika.

Apakah mungkin ini karena jamiaka lembaga”penuh eksperimen” ini sehingga kegiatanyapun sangat sporadis tanpa rencana. Bisa jadi dalam Jamaika yang sedang mengayun ke fase “baligh” dalam berfikir dan bertindak. Nabrak sana-sini, terjang pembatas dan aksi “srugal-srugul” adalah proses pematangan dalam berfikir dan berkehendak dalam kaidah dakwah dan organisasi yang lembih elegan dan tahapan mencari “format” kedepan. Bukan proses penghakiman atauapun klaim-klaim “jahat” yang disematkan untuk jamaika. Ya layaknya anak belajar sepeda. Kalau tidak jatuh dan lecet-lecet sepertinya tidak “afdhol”. Sekarang adalah waktu yang tepat untuk menyatukan derap langkah yang memiliki “ribuan” wajah dalam satu langkah visi. Sudah tiba saatnya menterjemahkan visi dalam “pembahasaan” masing-masing kepada khalayak dan kader jamaika.

Mimpi kita adalah mampu berkontribusi walaupun sekecil apapun di klaten. Sungguh bersyukur bila kita mendengar bupati Klaten adalah pemimpin adil dan bijaksana yang mampu menyejahterakan rakyatnya,apalagi dengan para birokratnya dengan kejujuran dan loyalisnya mampu terdengar ke seluruh pelosok negeri. Para mahasiswanya mampu memberikan nilai produktifnya di kota tercinta. Serta mimpi lain yang indah yang tak mungkin tertuliskan dalam kertas ini. Lalu siapakah yang mapu menjadikan itu menjadi nyata kalau bukan kita. Ingatlah “Semoga Harapan Itu Masih ada”.

Wallahu a’lam.

*( Mahasiswa Teknik Industri 2003 UNS Solo, Aktifis Dakwah Kampus

2 komentar:

  1. semoga ruh2 perubahan tetap tertanam di hati para pejuang JAMAIKA
    ayo...
    solo..solo...solo ...
    jaga ukhuwah n tetap istiqomah!

    BalasHapus

 
© Copyright by Jamaika Solo  |  Template by Blogspot tutorial